Debut Lari 5k di Bogor

“Ting-tung!” tiba-tiba ada pesan Whatsapp masuk ke ponsel gue.

“Bang, ikut ini yuk!” kira-kira begitu bunyi pesan dari Dini yang juga ada gambar poster event lari di Bogor.

Gue itu dari kecil suka sama olahraga. Udah banyak jenis olahraga gue cobain, mulai dari ikut SSB, pencak silat, renang, krav maga (bela diri Israel), dll. Tapi sama yang namanya lari serius, apalagi long run, belom pernah kepikiran sama sekali.

Event yang dimaksud Dini itu adalah kerjasama antara Institut Pertanian Bogor (IPB) dengan Persatuan Ahli Gizi (Persagi), namanya Nutrition Fun Jogging & Running (NFJR) 2016. Acaranya di sekitar kampus IPB Baranangsiang dengan kategori 5k jogging dan 10k running.

Gowes Nanjak Asoy ke KM Nol

“Kata para goweser Jabodetabek, kalo belom ke KM Nol gowesnya belom afdol.”

KM Nol. Kalo dengar dua kata itu, apa yang ada di pikiran kalian? Kota Sabang? Ya gak salah sih, soalnya emang di sana ada Tugu Kilometer Nol yang terkenal itu. Tapi KM Nol yang lagi gue omongin di sini bukan itu, tapi ada di…….. Sentul. Yap, dekat sirkuit yang terkenal itu.

Sebenarnya KM Nol (660 mdpl) adalah titik pertemuan jalan yang adanya di puncak bukit Desa Bojong Koneng. Jalan dari arah Taman Budaya, Bukit Pelangi dan Cijayanti bertemu di titik ini. Di sana cuma ada beberapa warung kecil yang jualan es kelapa, gorengan dan mie instan. Menurut gue pemandangannya biasa aja dan cuacanya juga cukup panas. Satu-satunya hal istimewa di KM Nol adalah TANJAKANNYA. Sadis Broooo…

KALA

Ada kalanya ketika November benar-benar menjadi dingin
Ada kalanya ketika waktu terasa melambat
Ada kalanya ketika tetes hujan sejuk membasahi jiwa

Ada kalanya ketika aroma daun basah menyerbak hingga ke sukma
Ada kalanya ketika rerumputan kembali menghijau
Ada kalanya ketika semua terasa mendamaikan

Ada kalanya kamu terasa begitu dekat, tapi begitu jauh
Ada kalanya cinta begitu memikat, tapi begitu menyiksa
Ada kalanya rasa terasa sempurna, tapi juga banyak kurangnya

Ada kalanya kita cukup mengerti, pejamkan mata dan berhenti
Lalu katakan pada hati, "cukup syukuri!"

HF
Selasa, 17 November 2015